Pilihan Direksi BUMN Disarankan Menggunakan Mekanisme Assessment Center

Promo menarik pada undian Data HK 2020 – 2021.

JAKARTA – Kementerian Badan Usaha Hak Negara (BUMN) disarankan memperkuat mekanisme assessment centre untuk menilai daya calon direksi dan komisaris perseroan negara. Salah satunya adalah melibatkan unsur ketenangan negara.

Arahan tersebut menyusul adanya pembatalan diri yang dilakukan Direktur Pemeliharaan dan Perbaikan PT PAL Indonesia (Persero), Kuntjoro Pinardi, setelah lima hari menjabat. Keputusan itu diambil setelah dirinya dikaitkan dengan isu pendukung gerakan radikalisme dan pemulangan eks-ISIS.

Mengucapkan Juga:   Erick Thohir Belum Puas Pemimpin Wanita di BUMN Baru 11%

Pengamat BUMN Universitas Indonesia (UI) Toto Pranoto mencatat, pemilihan direksi BUMN harus melawati mekanisme assessment centre buat menilai potensi calon pemimpin perusahaan. Apabila lolos di tahap ini, maka berikutnya Kementerian BUMN akan melangsungkan seleksi dan observasi terpaut rekam jejak calon itu.

“Di sini mungkin juga dilibatkan bagian keamanan negara karena melekat BUMN strategis. Jadi di sini proses berjenjang sudah dijalankan sebelum kandidat di tetapkan sebagai direksi BUMN, ” ujar Toto saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Senin (26/4/2021).

Baca Juga:   Pertama 11% Wanita Jadi Atasan di BUMN, Erick Thohir Belum Puas

Pemegang saham pula disarankan untuk meningkatkan metode seleksi melalui skema screening background kandidat direksi BUMN. Hal ini diyakini berpunya megindentifikasi lebih dini kandidat yang memiliki paham ekstrem atau ekstrim.

“Kalau ada kasus sesuai di PAL ini mungkin ke depan perlu pada perbaiki mekanisme seleksi dengan meningkatkan kemampuan screening background kandidat direksi BUMN, ” katanya.