IPO, Bio Farma Tunggu Perintah Erick Thohir

Dapatkan promo member baru Pengeluaran HK 2020 – 2021.

JAKARTA PT Bio Farma (Persero) belum mendapat titah Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) perihal program Initial Public Offering (IPO). Meski begitu, pemegang saham sudah memasukkan perseroan di dalam daftar perusahaan yang bakal melantai ke Bursa Buah Indonesia (BRI).

Juru Bicara dan Carik Perusahaan Bio Farma, Jelas Heriyanto menyebut, pihaknya belum menerima arahan dari Menteri BUMN, Erick Thohir, mengenai pencatatan saham di rekan modal (capital market) tersebut.

Baca Juga:   Pesanan Vaksin Mandiri Segera Muncul di Indonesia

Karena itu, manajemen belum dapat memastikan teks IPO akan dilakukan. Tengah, pemegang saham akan mendorong BUMN yang melantai pada pasar perdana hingga 2023 mendatang.

“Belum ada arahan (Kementerian BUMN) lebih lanjut mas, ” ujar Bambang saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Selasa (27/4/2021).

Baca Juga:   30 Juta Bahan Baku Covid-19 Asal Sinovac Segera Mendarat di Indonesia

Bambang juga tangan menjelaskan kapan pembahasan IPO akan dilakukan manajemen Holding BUMN Farmasi itu. Mulut lebih lanjut akan dilakukan usai Kementerian BUMN menganjurkan arahan. “Kami belum mampu arahan lebih lanjut, ” kata dia.

Saat ini Bio Farma sudah menjalankan tugasnya sebagai induk perusahaan BUMN. Yang mana, anggota holdingnya terdiri sebab Kimia Farma Tbk dan Indofarma Tbk. Selain sebagai holding, perusahaan tetap pokok pada core business atau bisnis inti sebagai produsen vaksin dan antisera di dalam negeri.